Guru Besar Ilmu Filsafat Islam UIN Ar-Raniry, Prof Syamsul Rijal mengatakan, generasi hari ini (milenial) mau tidak mau akan terseret dengan arus atau atmosfer menjadi penduduk digital.

Menjadi generasi tersebut, lanjutnya, pemahaman keagamaan dan transformasi nilai-nilai sosial dalam kehidupan amat sangat dibutuhkan.

“Kondisi saat ini, yang amat mendesak itu menurut saya adalah bagaimana melahirkan generasi humanis yang memiliki kepedulian. Ini menjadi tantangan bagi kita ke depan,” kata Prof Syamsul kepada readers.ID, Minggu (6/6/2021).

Guru Besar UIN Ar-Raniry itu melanjutkan, selain generasi humanis, era penduduk digital ke depan juga dibutuhkan lahirnya generasi yang berfaedah.

“Makanya ini menjadi tugas kita bersama bagaimana melahirkan generasi yang berfaedah ke depan. Bukankah sabda Rasulullah Saw sebaik-baik kita adalah yang bisa memberikan faedah (manfaat) bagi yang lainnya,” ungkap Prof Syamsul.

Caranya, lanjut Guru Besar UIN Ar-Raniry itu, bisa melalui jalur pendidikan dan juga pemulihan pemahaman keislaman dalam konteks kekinian.

“Pemahaman keislaman yang sangat transformatif dalam konteks kekinian juga perlu bagi generasi saat ini. Tentu Indonesia yang sangat beragam dari Sabang sampai Merauke memiliki kultur yang berbeda-beda. Para ahli para pakar harus hadir untuk itu, menjembatani kohesivitas (kebersatuan) sosial yang ada,” pungkasnya.[]

_______

Tulisan ini pertama kali dimuat di Readers

Syamsul Rijal Sys

Guru Besar Filsafat Islam pada Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

Bagikan:

Tags:

Leave a Comment