MEDIARESMI.COM | Pemerintah Aceh akhirnya mendapatkan dukungan penuh dari para ulama Aceh dan kalangan dayah untuk menggelar vaksinasi covid-19 bagi santri yang ada di dayah-dayah se-Aceh.

Keberhasilan Pemerintah Aceh itu mendapat apresiasi dari Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Prof. Dr. H. Syamsul Rijal, M.Ag. Menurutnya, kerja keras pemerintah bersama TNI/Polri selama ini untuk mendapatkan dukungan ulama akhirnya berhasil.

“Sebelumnya saya sudah sarankan kepada pemerintah untuk membangun kepercayaan publik lewat tokoh agama atau para ulama. Karena ulama selalu menjadi panutan umat. Kalau ulama ikut, masyarakat tentu juga ikut karena sudah percaya vaksin itu baik,” ujarnya pada Wartawan MEDIARESMI.COM, Sabtu 2 Oktober 2021.

Baca: Prof Syamsul Rijal: Perlu Membangun Kepercayaan Publik Lewat Tokoh Agama

Sebelumnya, Prof Syamsul Rijal menuturkan, kurangnya capaian vaksinasi di Aceh disebabkan oleh minimnya partisipasi publik dalam mendukung program pemerintahan yang sedang mengupayakan vaksinasi demi tercapainya kekebalan kelompok.

Itu sebabnya, Guru Besar Filsafat Islam UIN Ar-Raniry itu menyarankan pemerintah merangkul tokoh agama dan tokoh publik. Karena menurut mantan Dekan Fakultas Ushuluddin tersebut, secara kultural ke-Acehan, masyarakat Aceh itu memiliki panutan.

“Secara kultural ke-Acehan, masyarakat Aceh itu memiliki panutan dan tokoh yang menyemangati kehidupan mereka dan didengar pendapatnya. Karena itu, Negara harus bersinergi dengan para tokoh tersebut, untuk menjadi daya dorong kepercayaan publik,” jelasnya.

Prof Syamsul Rijal juga mengimbau para tokoh yang sudah mendapat suntikan vaksin, agar memberikan penjelasan kepada warga sekitar untuk turut membantu program Pemerintah.

“Karena semua yang dilakukan oleh Pemerintah itu menurut, saya tentu untuk kepentingan warga negara. Misalnya, vaksinasi, ini kan demi mencegah terjadinya penularan virus Corona,” ucapnya.

__________

Dimuat di MediaResmi.com

Syamsul Rijal Sys

Guru Besar Filsafat Islam pada Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.

Bagikan:

Tags:

Leave a Comment