Maulid di Fakultas Ushuluddin. @ Nat Riwat/ATJEHPOSTcom
Maulid di Fakultas Ushuluddin. @ Nat Riwat/ATJEHPOSTcom
Maulid di Fakultas Ushuluddin. @ Nat Riwat/ATJEHPOSTcom

DEKAN Fakultas Ushuluddin IAIN Ar-Raniry Banda Aceh, Dr. Samsul Rijal, M. Ag, mengharapkan kepada insan kampus untuk mengaplikan kultur-kultur ke-Aceh-an dalam mensyiarkan ajaran-ajaran islam dalam kehidupan masyarakat.

Hal itu disampaikan Samsul Rijal disela-sela perayaan maulid nabi di kampus setempat, Rabu 10 April 2013. Perayaan maulid nabi di Fakultas Ushuluddin ini merupakan rangkaian dari 50 kegiatan yang dilaksanakan menyambut HUT ke-50.

Samsul Rijal mengatakan intelektual kampus harus jeli dalam melihat peluang-peluang yang baik untuk mensyiarkan pesan-pesan nabi dalam mensyiarkan ajaran Islam.

Dalam memperingati hari lahir Rasulullah Saw. di Fakultas Ushuluddin dimeriahkan dengan pembacaan hikayat. Panitia mengundang Muhammadiyah Husain yang akrap disapa Medya Hus serta dua syech yang mendampinginya Soufyan dan Abdullah Musa.

Menurut Samsul Rijal, alasan panitia mengundang Medya Hus untuk membacakan hikayat pada peringatana maulid ini, karena dalam beberapa kurun waktu terakhir hikayat telah terlupakan. Padahal, hikayat merupakan media paling efektif dalam menyampaikan pesan kepada khalayak.

“Hikayat juga dapat menjadi spirit yang kuat untuk efektivitas dalam penyampaian pesan-pesan dakwah ke pada audien,” kata dia.

Di akhir acara, kegiatan dilanjutkan dengan khanduri mauleod ala Ushuluddin. Disediakan kuah beulangong, bu kulah dan idang meulapeeh. Bu kulah dan idang meulapeeh itu merupakan partisipasi dari pada dosen dan karyawan dilingkungan Fakultas Ushuluddin dan juga dari mahasiswa.

Hadir pada acara itu, Rektor IAIN Profesor Farid Wajdi, para pembatu rektor, dekan se-IAIN Ar-Raniry dan undangan dari lingkungan IAIN dan juga luar kampus, seperti dari perwakilan bank dan instansi pemerintahan lainnya.[] (mrd)

Sumber: Atjehpost.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here