BANDA ACEH – Fakultas Ushuluddin IAIN Ar-Raniry Banda Aceh, memasuki usianya yang ke-47, memulai satu babak baru dalam proses pengembangan kapasitas civitas akademika di lingkungannya dengan menggalang kerja sama dengan sejumlah institusi pendidikan, lembaga penelitian dan penerbitan, serta Harian Serambi Indonesia.
Naskah kerja sama tersebut dituang dalam satu Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani bersama pada acara peringatan dies natalis ke-47 Fakultas Ushuluddin IAIN Ar-Raniry, yang berlangsung di Asrama Haji Banda Aceh, Kamis (11/11). Acara ini turut dihadiri Rektor IAIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Dr Farid Wadjdi MA.

Naskah kerja sama tersebut ditandatangani oleh Dekan Fakultas Ushuluddin IAIN Ar-Raniry Dr Syamsul Rijal MAg, Pemimpin Umum Harian Serambi Indonesia H Sjamsul Kahar, Rektor Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Al-Washliyah Prof Dr Hamid Sarong, Dr Syarifuddin Hasyim dari FISIP Unsyiah, Dr Jamil dari Pusat Penelitian Ilmu Sosial Budaya (PPISB) Unsyiah, Sunardi MAg dari Sekolah Tinggi Agama Islam Sepakat Segenap Aceh Tenggara (STAIES), dan Tgk H Zainal Abidin dari Majelis Pengkajian Tauhid Tasauf (MPTT), serta Lukman AG dari The Aceh Institute.
Dekan Fakultas Ushuluddin IAIN Ar-Raniry Dr Syamsul Rizal MAg, dalam sambutannya mengatakan, kerja sama yang digalang pihaknya dengan sejumlah institusi dan lembaga di luar kampus itu, dimaksudkan untuk pengembangan kapasitas dan menjembatani para dosen dan para staf pengajar dalam melahirkan karya-karya ilmiah. “Kita juga telah membentuk satu lembaga penerbitan yang kita sebut Ushuluddin Publishing,” katanya.
Melalui Ushuluddin Publishing, Syamsul Rijal berharap kiprah lembaga yang ia pimpin terus berkembang, mampu memberikan kontribusi pemikiran untuk daerah serta masyarakat pada khususnya. Pada kesempatan itu, juga diputar film dokumenter berdurasi 15 menit tentang profil, visi dan misi Fakultas Ushuluddin IAIN Ar-Raniry.
Kiprah
Sementara itu, Pemimpin Umum Harian Serambi Indonesia, H Sjamsul Kahar, saat menjadi pembicara pada peresmian Lembaga Penerbitan Ushuluddin Publishing mengatakan, kiprah IAIN Ar-Raniry Banda Aceh terutama Fakultas Ushuluddin dalam menghadang upaya pendangkalan akidah di Aceh sangat diperlukan. “Upaya ini dapat dilakukan melalui dakwah dan menerbitkan karya ilmiah yang mudah dipahami untuk memperkuat akidah umat,” katanya.
IAIN ujar Sjamsul Kahar menghadapi tantangan berupa perkembangan media yang sangat pesat, serta adanya potensi perpecahan umat melalui pendangkalan akidah. Ia mendapat informasi di Indonesia ada sekitar 75 aliran yang mulai menggerogoti agama terutama agama Islam. “Sekarang ada fenomena aliran tertentu dan saya belum berani menyebutkan itu sesat,” katanya.
Hasil laporan ujar Sjamsul Kahar, aliran ini berkembang dalam kelompok kecil di komunitas tertentu terutama di kalangan rakyat yang minim pendidikan. Kelompok ini terus bergerak mempengaruhi orang serta disinyalir sudah masuk ke Aceh. Insan akademis harus tahu perkembangan ini. “Kita berharap para da’i, teungku dan semua pihak untuk mengembangkan diskusi membicarakan persoalan ini sehingga ada solusi yang harus dilakukan.”
Cara yang bisa dilakukan untuk menghadang kelompok yang menggerogoti agama Islam, saran Sjamsul Kahar, melalui tulisan atau buku yang mudah dimengerti serta mau dibaca publik. Tulisan tidak harus panjang dan buku tidak hanya dibaca pihak akademis tetapi masyarakat luas pun harus mau membaca. Agar publik terpikat, maka sajian isi buku sesuai pekembangan zaman serta melalui penulisan karya ilmiah populer dan mudah dipahami.
“Ushuluddin agar bergerak bersama memperkuat akidah melalui dakwah yang efektif. Upaya ini penting untuk melawan orang-orang yang menggerogoti Islam sehingga eksistensi nilai-nilai Islam tetap terjaga,” ujar. Sjamsul Kahar memuji peran IAIN terutama Fakultas Ushuluddin yang terus berbenah. IAIN dan Unsyiah harus menjadi jantung hati rakyat Aceh apalagi harapan dimaksud telah ditorehkan para pendahulu pendiri lembaga ini. “Perguruan tinggi Islam harus berperan di tengah masyarakat, serta harus menjadi pusat studi Islam yang hebat,” ujarnya.(swa)
Sumber: http://serambinews.net/news/view/42695/fakultas-ushuluddin-galang-kerja-sama-dengan-serambi







Leave a Comment