DEKAN Fakultas Ushuluddin IAIN Ar-Raniry, Dr. H. Syamsul Rijal, M. Ag, mengatakan kajian tentang Nabi Isa merupakan hal yang menarik untuk terus dipelajari oleh cendikiawan muslim.

Menurutnya, selain sebagai seorang utusan Allah SWT yang wajib diyakini oleh setiap muslim, sejarah tentang Nabi Isa juga bisa dikaji dalam berbagai kajian sebagai usaha untuk menambah wawasan Islam bagi setiap umatnya. Kegiatan ini dapat memantapkan keimanan muslim kepada Allah SWT.

Terhadap pandangannya tersebut, Syamsul Rijal memberikan contoh terkait pandangan penyaliban Nabi Isa dalam kajian lintas agama.

“Kaum Yahudi mendakwa bahwa Nabi Isa itu disalib. Kita umat Islam meyakini yang disalib itu bukanlah Nabi Isa, melainkan seseorang yang menyerupainya. Sementara Nabi Isa sendiri diangkat oleh Allah SWT ke sisi-Nya,” kata Syamsul.

Sampai saat ini, ujar dia lagi, dalam kajian Islam tetap menjadi pembahasan yang menarik. Pengangkatan Nabi Isa memiliki pemaknaan yang beragam di kalangan cendikiawan Islam.

“Begitu juga tentang kajian-kajian lainnya, seperti menyangkut tentang diturunkannya Nabi Isa ke dunia, ajaran yang dibawakannya, dan juga menyangkut hal lain-lainnya memang menarik untuk dikaji,” kata dia.[] (mrd)

Sumber: AtjehPost