dsc_0171Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan tentang Hukum Islam kepada masyarakat di aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Langsa, Kamis (16/5).

 Kepala Sekretariat MPU Aceh Saifuddin Puteh SE MM kepada wartawan mengatakan, kegiatan bimbingan dan penyuluhan Hukum Islam ini merupakan salah satu program MPU Aceh dalam rangka membentengi masyarakat Aceh dari upaya pemurtadan dan pendangkalan aqidah, yang dilakukan oleh kelompok atau organisasi tertentu dengan kedok kegiatan sosial.

 “Kegiatan bimbingan dan penyuluhan Hukum Islam ini dilaksanakan di lima tempat yaitu di Kota Langsa dengan pesertanya dari Langsa, Aceh Timur dan Aceh Tamiang, di Aceh Tengah pesertanya dari Aceh Tengah dan Bener Meriah, di Sabang dengan peserta dari Sabang sendiri, di Aceh Barat dengan pesertanya dari Aceh Barat sendiri dan di Kota Subulussalam dengan pesertanya dari Singkil dan Subulussalam itu sendiri,” terang Saifuddin.

 Dijelaskannya, bahwa untuk masing-masing tempat kegiatan akan diikuti oleh 80 orang sebagai peserta yang merupakan unsur ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh wanita, ormas dan lembaga pemerintahan.

Sementara itu ketua panitia pelaksana Husnul Maab, SPd MPd dalam laporannya mengatakan, bahwa kegiatan bimbingan dan penyuluhan Hukum Islam tersebut akan berlangsung selama satu hari dari pagi hingga sore.

Dalam penyampaian materi bimbingan dan penyuluhan, MPU Aceh menghadirkan Dr Tgk H Daud Zamzamy sebagai narasumber dengan materi “Bahaya Laten Terhadap Pendangkalan Aqidah Bagi Generasi di Aceh” dan Prof Dr Tgk H Samsul Rijal MAg dengan materi “Membentengi Degradasi Aqidah Lewat Adat Budaya Yang Islami”.

“Perlu kami laporkan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama dengan MPU kabupaten/kota yang ada di wilayah kegiatan,” sebut Husnul seraya menambahkan dana untuk kegiatan dibebankan pada anggaran APBA.

Sumber: Harian Andalas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here