MPU Kumpulkan Pemuda Aceh

muzakarahPuluhan pemuda Aceh perwakilan Organisasi Massa (Ormas) Islam dan Organisasi Kepemudaan (OKP) mengikuti Muzakarah Masalah Keagamaan ke 2 tahun 2013 di Aula Kantor Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Lampeuneuret, Banda Aceh, Selasa (10/9).

Acara yang mengangkat tema “Peningkatan Kompetensi Generasi Muda dalam Penegakan Syari’at Islam” ini berlangsung selama dua hari, yaitu dari tanggal 10 sampai 11 September 2012 dan dibuka oleh Ketua MPU Aceh, Drs.Tgk.H.Ghazali Mohd. Syam.

Perwakilan Ormas Islam dan OKP, hadir perwakilan dari Pemuda Dewan Dakwah Aceh, KNPI Aceh, Pelajar Islam Indonesia(PII) Aceh, Ikatan Penulis Santri Aceh (IPSA), KAMMI Aceh, PWNU, Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), Ikatan Pelajar NU (IPNU), GP Ansor Aceh, Rabithah Thaliban Aceh (RTA), PMII, DPD Perti Aceh, Muslimat MPU, Inshafuddin, dan unsur pemuda dari Majlis Adat Aceh (MAA).

Selain dari Ormas Islam dan OKP, acara ini juga diikuti oleh para pengurus MPU Kabupaten/kota seluruh Aceh dan juga MPU Provinsi.

Ketua MPU Aceh, Tgk.H.Ghazali Mohd Syam, dalam sambutannya mengatakan, tujuan acara ini adalah untuk menggugah semua komponen masyarakat akan pentingnya peran bersama terutama sekali generasi muda yang mempunyai tenaga lebih dibandingkan dengan kaum tua. “Disamping itu juga perlu membuat semacam kaderisasi pemuda untuk lebih meningkatkan kualitas keilmuan dan wawasannya”, ujarnya.

Tgk H. Ghazali Mohd Syam menambahkan, bahwa peran pemuda-pemudi Aceh hari ini sangatlah penting untuk menghadapi problematika Aceh ke depan yang sarat dengan tantangan. “Semakin hari semakin berkurang jumlah para ulama dan cendekiawan yang memiliki kemampuan, krisis tersebut sudah menjadi fenomenan umum”, katanya lagi.

Oleh karena itu, menurut Tgk.H.Ghazali Mohd Syam, dalam rangka mengantisipasi hal tersebut, MPU selaku orang tua mengajak semua pihak agar bahu membahu turut mempersiapkan generasi muda yang mampu untuk menggantikan peran ulama di masa yang akan datang.

“Kami yakin, peserta muzakarah ini adalah pemuda-pemuda visioner dan tangguh yang dapat mengawal penegakan syari’at Islam serta mampu melanjutkan estafet para ulama di masa yang akan datang”, pungkasnya.

Muzakarah yang dimoderatori oleh dekan Fakultas Ushuluddin IAIN Ar-Raniry, Dr Tgk.H.Syamsul Rijal. M.Ag ini akan dipandu oleh para narasumber dari kalangan ulama dan akademisi Aceh seperti Tgk.H.Daud Zamzami, wakil ketua MPU yang menyampaikan materi tentang “MPU dan Kewenangannya”, Dr Tgk.H. Abdul Gani Isa, MA menyampaikan materi tentang “Etika Pemuda dan Pergaulannya”, Dr Munawwar Djalil dari Dinas Syari’at Islam Prov. Aceh dengan materi tentang “Soliditas Pemuda Islam dalam Penegakan Amar Makruf dan Nahi ‘anil Munkar”.

Selain itu, acara ini menghadirkan narasumber dari kalangan jurnalis, yaitu Yarmen Dinamika dari Harian Serambi Indonesia yang akan menyampaikan materi tentang “Pengaruh Ilmu Teknologi Terhadap Generasi Muda”. Wakil ketua MPU lainnya, Tgk. H. Faisal Ali akan menyampaikan materi tentang “Tanggung Jawab Pemuda dalam Membentengi Aqidah”. (teuku zulkhairi/y)

Sumber: Kanwil Kemenag Aceh

Posted in: On Media

Leave a Comment