Banda Aceh – Masa remaja merupakan usia keemasan bagi setiap individu. Momen tersebut perlu digalakkan dengan berbagai aktivitas yang bermanfaat, apa lagi menghadapi bulan ramadhan, pemuda harus menjadi contoh kreatif terdepan dalam kehidupan sosial.

ramadhanDemikian ungkap Dekan Fakultas Ushuluddin IAIN Ar-Raniry, Dr. H.Syamsul Rijal, M. Ag di depan para mahasiswa saat membuka kajian ramadhan dengan tema “Sambut ramadhan dengan penuh kegembiraan, sucikan hati, bersihkan jiwa menuju insan bertaqwa” di aula Fakultas Ushuluddin, Senin (01/07/2013) kemarin.

“Pemuda tidak hanya berpangku tangan, tetapi meningkatkan kesalehan sosialnya,” ucap syamsul rijal.

Menurutnya, pemuda haruslah memelopori tindak kebaikan di tengah komunitasnya menjadi instrumen amal ma’ruf nahi mungkar. Peran sosial pemuda disamping ibadah adalah
menjadi pelopor kebaikan, misalnya menunjukkan sikap hidup disiplin, saling menghargai, menebarkan kasih sayang, dan hidup tertib.

“Diperlukan amal saleh sebagai peningkat kompetensi sosial.
Amal saleh di sini melakukan aktivitas yang dapat membangun kehidupan sosial masyarakat,”tambahnya.

Ia berharap khususnya kepada mahasiswa Ushuluddin menjadi mahasiswa yang inspiratif di tengah kehidupan sosial Keacehan. Kehadiran mereka mesti bisa memberikan nuansa kreatif yang mendorong terciptanya tatanan masyarakat dinamis, optimistik, dan masyarakat yang kreatif di dalam mengisi kehidupan sosial.

Kegiatan ini merupakan aktivitas ekstra kurikuler di kampus menyambut datangnya Ramadhan dengan membuat kajian seputar puasa ramadhan. Kajian ini diisi oleh Syafrilsyah, M.Si hingga selesai.[]

 

Sumber: The Globe Journal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *