Delapan Doktor IAIN Ar-Raniry Bahas Prodi Filsafat Agama

MedanBisnis – Banda Aceh. Delapan doktor di Fakultas Usuluddin IAIN Ar-Raniry  Banda Aceh dari berbagai disiplin ilmu agama plus seorang guru besar dan puluhan magister melakukan lokakarya membahas persiapan pembukaan program studi (prodi) Filsafat Agama.

Kedelapan akademisi tersebut yakni Prof Dr Ahmad Daudy MA, Dr Syamsul Rijal MAg, Dr Agusni Yahya MA, Dr T Safir Iskandar Wijaya MA, Dr Damanhuri Basyir MAg, Dr Hisyam bin Yazid MAg, Dr Fauzi Saleh MA, Dr Lukmanul Hakim MAg dan Dr Salman Abdul Muthalib MAg.

“Sungguh sangat senang, semua doktor yang ada di Fakultas Ushuluddin bersama-sama membedah dan  memikirkan kemajuan Ushuluddin, jadi tidak serta merta hanya kerja dekan semata,” kata Dekan Fakultas Ushuluddin, Dr H Syamsul Rijal MAg,  di sela membuka lokakarya tersebut di Asrama Haji  Banda Aceh, Jumat (2/3).

Dikatakannya, program studi ini digagas dan dibuka di Fakultas Ushuluddin untuk menyahuti keinginan masyarakat dalam mempelajari dan mendalami fisafat yang lebih mendalam.

“Banyak disiplin ilmu, ada pakar politik, pakar ekonomi, pakar arsitektur, namun semua masih sangat kurang jika tidak didalami ilmu filsafat, sehingga membuat banyak masyarakat dengan ilmunya tidak mampu mengembankan amanah dengan baik,” sebutnya.

Sementara Ketua Panitia, Dr Damanhuri Basyir MAg, mengatakan prodi yang digagas Fakultas Ushuluddin ini sudah mendapat izin Kementerian Agama.  Dikatakannya, satu-satunya prodi filsafat agama untuk strata 1 (S1) yang direstui Kementerian Agama adalah di Aceh, sementara S2 di Lampung dan S3 di Bandung.

“Jadi bisa dikatakan filsafat agama untuk S1 hanya ada di Aceh, jadi mau ke mana studi bandingnya, maka diselenggarakan lokakarya ini yang melibatkan sejumlah doktor,” demikian kata Basyir. (dedi irawan)

Sumber: MedanBisnis

Posted in: On Media

Leave a Comment