4 kesadaran untuk memajukan pembangunan Aceh

ApSalah satu wakil rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry yang baru saja dilantik adalah Syamsul Rijal sebagai wakil rektor III untuk periode 2014-2018. Sebelumnya Syamsul Rijal juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Ushuluddin.

Syamsul Rijal kepada  AJNN.Net mengatakan bahwa walapun sekarang ia menduduki sebagai Wakil Rektor di bidang kemahasiswaan namun pada porosnya tetap masih dalam lingkungan UIN Ar-Raniry, maka ia akan lakukan yang terbaik untuk kampus tersebut.

Terkait dengan terpilihnya ia sebagai Wakil Rektor III, dosen kelahiran Prapat Hulu 30 September 1963 ini mengungkapkan bahwa ia menginginkan kerjasama serta keseriusan tak hanya dikalangan civitas akademika tetapi juga harus ada dari kalangan mahasiswa, karena tanpa mahasiswa maka segala yang dicita-citakan oleh sebuah perguruan tinggi akan sukar untuk dicapai.

“Disini sangat perlu akan adanya kerjasama dan juga keseriusan dari mahasiswa, jadi mahasiswa juga berkontribusi dalam tegak dan majunya pendidikan di suatu perguruan tinggi,” jelas laki-laki yang juga merupakan lulusan Strata 1 Fakultas Ushuluddin ini.

Mengenai pembangunan Aceh sendiri, pengarang buku Pemberdayaan Dakwah Mencermati Realitas Politik,” Dalam Dakwah Tekstual dan Konsekstual ini memaparkan bahwa dibutuhkan empat kesadaran.

“yang pertama adalah kesadaran agama, dimana dalam setiap tatanan masyarakat wajib diletakkan dan berdasarkan nilai-nilai agama,” ungkap Syamsul yang mengambil program magister S2 IAIN Ar-Raniry pada tahun 1992 dan pendidikan doktoral pada Program Doktor S3 UIN Suka Yogyakarta pada tahun 1996/1997.

Yang kedua, lanjut dosen Filsafat Islam ini adalah kesadaran pada bidang budaya yang mana setiap masyarakat tidak pernah meninggalkan simbol-simbol kultural yang telah tercipta sebelumnya. Kemudian dosen yang juga aktif di berbagai kegiatan sosial dan budaya serta kerukunan antar umat beragama ini meneruskan nilai yang ketiga yaitu nilai Sosial, yakni rasa saling membantu dan memiliki rasa kemasyarakatan yang tinggi.

“Untuk yang terakhir yang melengkapinya adalah kesadaran akan pendidikan yang sangat penting bagi jalannya suatu sistem pembangunan di Aceh dengan generasi-generasi yang terbaik” lanjut Syamsul.

Ditanyai mengenai programnya sebagai wakil dibidang kemahasiswaan, Syamsul menerangkan bahwa ia akan terlebih dahulu mempelajari kendala-kendala yang terdapat di kampus ini.

“Pertama sekali saya akan lihat dulu kendala atau rintangan yang ada di lingkungan kampus ini, kemudian baru akan saya gerakkan mahasiswa tidak hanya di dalam kampus, tapi juga diluar kampus” terang dosen yang pernah mengikuti Training for Journalism and Peace Communication oleh Depag RI tahun 2002 lalu.

Seperti yang diberitakan sebelumnya tiga wakil rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry resmi dilantik oleh rektor UIN Arraniry, Farid Wajdi Selasa (11/02) .

 

Sumber: AJJN

Posted in: On Media

Leave a Comment